Rabu, 22 Februari 2012

Pemain Masa Depan

CILUAR-Persikabo bisa dipastikan punya pemain masa depan yang cu­kup cemerlang. Pemain -pe­ma­in muda yang berhasil direkrut oleh Suimin Diharja sedikit demi se­dikit mulai menunjukkan per­kem­bangan yang luar biasa. Sebut saja Andi Sofyan. Pemain muda asal Gunung Putri ini sudah ber­hasil mendapat kepercayaan dari Sang Entreneidor Persikabo untuk tampil sebagai starting line up di kompetisi Divisi Utama musim ini. Belum lagi dua pemain muda Persikabo yang dipanggil timnas yakni Abdul Gani Palupessy dan Iqbal Ades yang kini sedang menjalani training centre bersama para punggawa timnas U-23 di Batu, Malang.
Satu lagi, pemain masa depan Per­sikabo, yang diprediksi bisa meneruskan Agus Rohman dan Wawan Dermawan. Kepiawaian­nya dalam menjaga gawang membuat Abdullah, pemain Megatama FC yang kini tengah magang di Persi­kabo cukup diperhitungkan sebagai pemain masa depan Per­sikabo.
Pemilik Megatama FC, Roulii yang ditemui Pakar di Piala Copa Pengcab PSSI mengaku bangga bisa memiliki kiper seperti Abdul­lah. Di usianya yang masih terbilang muda, Ia mampu menjadi salah satu kiper yang mendapatkan predikat kiper terbaik di ajang PERY beberapa waktu lalu. Ia yakin, di bawah kepelatihan Suimin DIharja dan Listianto, Abdulloh bisa menjelma menjadi kiper hebat di masa yang akan datang.
"Abdulloh memang bagus, hal itu bisa dibuktikan dari hasil uji co­ba timnas U-21 kontra Megata­ma FC beberapa waktu lalu, Ia bisa memperjuangkan keperawanan gaw­ang hingga di babak kedua, dan Ia pun hanya berhasil ke­bobolan 1 gol oleh timnas U-21, saya yakin suatu saat ABdulloh bi­sa menjadi kiper yang hebat, asal­kan dia tetap konsisten dan mau belajar," ujarnya.
Sementara itu, belum lama ini Suimin Diharja juga pernah me­nga­takan jika proyeksi pemain mu­da memang bukanlah tahun ini, melainkan tahun depan. Ia ber­harap dengan tempaan mental dari pelatih, anak asuhnya terutama pemain muda bisa menjelma sebagai pemain matang seperti yang diinginkannya.
"Kedepannya saya ingin Per­si­kabo dihuni oleh putra daerah, me­reka bisa menjadi jagoan di ru­mah mereka sendiri, namun syaratnya hanya satu konsistensi dan niat sungguh-sungguh dengan begitu mereka bisa menjadi pemain yang kita inginkan," pungkasnya.
source: pakuan raya

Selasa, 21 Februari 2012

Persikabo Taklukkan Persikota 1-0

Bogor - Persikabo kembali menuai sukses setelah mengalahkan Persikota dengan skor tipis 1-0. Sebelumnya sempat khawatir dengan kondisi cuaca buruk yang terjadi sore kemarin di sekitar kawasan Stadion Cibinong. Namun akhirnya laga ini berlangsung dalam kondisi cuaca cerah. Gol tunggal Persikabo dicetak oleh Ciryl Emile Tchana di menit 63.
Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan Wasit Agus Prianto. Peluang demi peluang tercipta bergantian dalam tempo permainan cepat yang dikembangkan oleh kedua tim. Kartu kuning yang sama-sama diterima oleh Tugi Hadi dan Abul Fikri pada menit ke-33, dapat memberi gambaran bagaimana kedua tim bermain dengan sangat ngotot untuk meraih kemenangan. Terjadi perebutan bola yang penuh dengan kontak fisik, hingga saling jegal di antara keduanya yang berujung peringatan dari wasit.
Persikabo tercatat menciptakan lebih banyak peluang di babak pertama ini. Tendangan keras Brima Pepito dan Nico Susanto masing-masing sekali membentur tiang gawang Suhendra Daryanto. Skor pun tercipta 0-0 pada saat turun minum.
Memulai 45 menit babak kedua, baik Persikabo maupun Persikota terlihat berinisiatif membangun serangan. Hingga akhirnya gol yang dinantikan oleh ribuan Kabomania pun datang juga pada menit ke-63. Pemain bernomor punggung 10, Cyril Emile Tchana memberikan gebrakan impresif ketika terjadi kemelut di muka gawang Persikota dan berujung dengan gol indah. Gol yang ketiga bagi Cyril Emile Tchana di musim 2011-2012 ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tadi.
Usai pertandingan, Pelatih Persikota Agus Supriyanto mengungkapkan kekecewaannya atas kepemimpinan wasit sore tadi. “Empat puluh lima menit di babak pertama, wasit sudah mampu menunjukan kelasnya dengan baik. Tapi sayang sekali di babak kedua mulai goyah, dan banyak keputusannya yang sering merugikan kami,” ujarnya.
Kapten Persikota Leo Saputan yang mewakili rekan setimnya juga mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Meski demikian, Leo mengakui ketangguhan skuad Laskar Padjajaran yang baru saja dihadapinya.
Pemain bernomor punggung 13 ini juga menggambarkan kondisi timnya saat ini yang bukan dalam kondisi terbaik. “Ada tiga orang pemain yang tak dapat bertanding karena terserang gejala thypus.” ujarnya. Hal ini tentu dapat dimaklumi, mengingat di antara ketiga orang tersebut, termasuk juga Gendut Donny Christiawan, top skorer sementara Divisi Utama Grup 1 dengan empat gol.
Hampir senada dengan tim lawan, Pelatih Persikabo Suimin Diharja juga menyayangkan kepemiminan wasit dalam pertandingan sore tadi. Selain sempat terjadi kontroversi kartu kuning terhadap pemain Persikota bernomor punggung 13 (M Khotib), Suimin tampak kecewa soal pertandingan yang seperti disudahi terlalu cepat. “Abang kecewa pertandingan tadi tidak diselesaikan sampai tendangan bebas kita dilakukan.” Hal ini disampaikan Suimin merujuk pada peluang menambah gol timnya yang menjadi sirna, juga keheranannya atas pertimbangan keputusan wasit terhadap hal tersebeut.
Tentang begitu banyaknya peluang tercipta di babak pertama namun tak berujung satu gol pun, Abang demikian ia biasa disapa, membenarkan bahwa problem finishingmemang masih menjadi kendala tersendiri bagi Persikabo.
“Kalau Abang bilang ya, finishing kita masih jelek. Kita harus tetap konsentrasi ke itu lagi.” “Kemarin kita sudah konsentrasikan untuk penyelesaian bola-bola crossing, namun hari ini itu nggak keluar,” jelas Suimin. Saat ditanya soal pemainnya yang tampil paling impresif, ia pun spontan menegaskan nama Eduard Valuta, yang begitu kokoh dan lugas dalam membaca alur serangan lawan.
Manajer Persikabo Harto Budi, menyampaikan bahwa sebelum pertandingan away dengan jeda yang bisa dibilang cukup lama tersebut, skuad Laskar Padjajaran akan diliburkan terlebih dahulu selama tiga hari. “Anak-anak baru akan kembali latihan pada Rabu (22/2) mendatang,” demikian disampaikan  Budi.(Baskoro Tri Atmojo/ Rizki Daniarto)
Susunan Pemain
Persikabo: Agus Rohman (g), Masferi, Eduard Valuta, Rojali, Tugi Hadi, Bona Simanjuntak (c), Jarot, Cyril Emile Tchana, Nico Susanto, Jibby Wuwungan, Brima Pepito Sanusie.
Pelatih: Suimin Diharja
Persikota: Suhendra Daryanto (g),Leo Saputan (c),M. Hasby,I Wayan Eka Putra, Suwita Pata A,M. Khotib, Yakub Jaya, Dedi Mulyadi, Deni Iman, Galih Rangga Birama, Abu Fikri
Pelatih: Agus Suryanto

Selasa, 14 Februari 2012

Menang harga Mati

Pertandingan kandang Persikabo melawan Persikota Tangerang pada Sabtu (18/2) nanti bakal menjadi laga hidup mati bagi Laskar Padjajaran. Pasalnya bila tidak mampu meraih poin penuh maka jarak dengan peringkat pertama dan kedua bakal semakin menjauh, dan tentunya peluang semakin berat, mengingat kedua tim diatas Persikabo masih unggul 1 laga.

Loyalitas & Totalitas Semu

Melihat pertandingan kandang Persikabo beberapa pertandingan terakhir, cukup memprihatinkan. stadion yang berkapasitas 15.000 penonton tesrsebut hanya diisi kisaran 2700-3000 penonton saja per-pertandingan.
padahal panitia hanya mencetak 8000 lembar tiket dari kapasitas 15.000 tsb. namun tetap tiket yang terjual hanya di kisaran 2700-3000.

Kamis, 25 Agustus 2011

34 KLUB LOLOS VERIFIKASI KOMPETISI PROFESIONAL PSSI LEVEL 1

Kamis, 25 Agustus 2011 18:46

PSSI telah mengumumkan hasil verifikasi terhadap 70 klub yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi profesional level 1. dari jumlah 70 klub, PSSI meloloskan 34 klub untuk berlaga di kompetisi yang rencananya bergulir 8 Oktober mndatang. Dari 34 klub itu, akan kembali dikerucutkan jadi 32 klub yang nantinya akan terbagi dalam 2 kelompok yang diasarkan pada wilayah klub yang bersangkutan.
Diantara 34 klub itu, PSSI memberi tanda khusus bagi 3 klub yang diverifikasi PSSI. Tiga klub itu adalah Persija Jakarta, Arema, dan Persebaya. Hal itu dikarenakan masih ada masalah internal yang harus diselesaikan manajemen klub.
Jumlah 34 klub yang akan berlaga di kompetisi profesional level 1 pun akan kembali diseleksi oleh AFC yang menitik beratkan pada infrastruktur yang dimiliki klub itu.
"Jadi hanya 32 klub yang akan berlaga di kompetisi profesional level 1. Jumlah itu akan dibagi 2 berdasarkan wilayah. Jadi satu wilayah akan diisi 16 klub," Jelas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI bidang kompetisi di kantor PPSI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).
Lebih lanjut, Sihar pun memaparkan pengelolaan kompetisi itu akan menggandeng PT Liga Prima Indonesia dalam hal penyelenggarannya.

34 Klub itu adalah:

1. Persipura
2. Arema
3. Pesija
4. Semen Padang
5. Sriwijaya FC
6. Persisam
7. Persib Bandung
8. Persiwa
9. Persela
10. Persiba Balikpapan
11. PSPS Pekanbaru
12. Pelita Jaya
13. Deltras
14. Persijap Jepara
15. Bontang FC
16. Persema Malang
17. Persibo Bojonegoro
18. PSM Makassar
19. Mitra Kukar
20. Periraja
21. PSMS Medan
22. Pro Duta FC
23. Persik Kediri
24. PSIS Semarang
25. PSCS Cilacap
26. Persikota Tanggerang
27. Persis Solo
28. Persiba Bantul
29. Persebaya Surabaya
30. PS Barito Putra
31. PSS SLeman
32. PSIR Rembang

33. PS Bengkulu
34. Persipasi

SUMBER : FDSI

Jumat, 15 Juli 2011

RY: Persikabo harus tetap Eksis

GM Persikabo kemungkinan RY akan memberikan kepada tiga orang yang memang dipercaya untuk menukangi skuad kebanggan masyarakat Kabupaten Bogor seperti H. Rudi Ferdian, Ridwan Ardiwinata dan Zaenal Syafrudin.
 "Soal manajerial tim Persikabo akan kita tentukan lewat rapat pengurus Persikabo dalam waktu dekat ini. Saya masih ada pekerjaan yang lain. Namun bukan berarti saya melepaskan tanggung jawab saya sebagai Ketua Umum Persikabo. Kita juga harus mencermati soal atmosfir sepakbola nasional pasca Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dan ada pengurus baru yang berasal dari kubu pembaharuan. Kita lihat saja dulu dalam beberapa hari kedepan tentang kebijakan yang akan dilakukan Kabinet baru PSSI," papar RY tegas.
Menyinggung siapa yang layak dan akan menjadi Pelatih Persikabo musim depan, secara tegas RY mengatakan, saat ini memang sudah banyak wacana soal pelatih ideal untuk menukangi Persikabo musim depan.
" Ada yang menjagokan Suimin Diharja, Peter Jorg, Arcan Iurie, Jhon Arwandi dll. Saya tidak akan terlalu jauh soal urusan penetapan pelatih musim depan. Karena itu kewenangan dari manajerial tim. Saat ini saya sedang berpikir bagaimana caranya Persikabo tetap eksis walupun tanpa dibantu dari dana APBD. Karena semua tim peserta kontestan Divisi Utama Ligina dan Superliga untuk musim depan sudah diharamkan menerima bantuan APBD. Urusan siapa yang akan menjadi pelatih mutlak urusan manajerial tim terpilih," kilah RY lagi.
source: pakuan raya
CIBINONG (Bogor Online)- Tim Persikabo U-18 yang akan berlaga diajang kompetisi Liga Remaja atau Piala Suratin Zona Jawa Barat  di Cimahi   dilepas  oleh Bupati Bogor H. Rachmat Yasin di Pendopo  Komplek Perkantoran Pemkab Bogor ,  Cibinong, Kamis (14/7). Sebelum berangkat tim ini sudah melakukan persiapan selama empat bulan.
Saat melepas keberangkatan Tim Persikabo U-18, Rachmat  Yasin mengatakan, untuk mencapai status juara sejati, sebuah tim harus berjuang dari bawah. Para atletnya mesti  menapaki tangga juara pada setiap event yang diikutinya.
“Untuk memenangi sebuah permainan, tentu ada syarat yang harus dipenuhi antara lain memiliki kemampuan dalam mengendalikan dan menguasai permainan,” ujar bupati.
Dalam sepakbola, lanjutnya, persyaratan itu belum cukup. Para pemain harus pula dibekali kesiapan dan kemampuan dalam menjaga keutuhan dan kekompakan tim. Bagi bupati, tidak penting proses dan hasilnya, yang penting Tim U-18 harus menampilkan permainan terbaiknya di Cimahi.
Sekalipun prinsip di dalam olahraga tidak ada lawan yang lemah atau semua lawan itu kuat, lanjut dia, tetapi sekuat apapun lawan, tidak ada yang tidak bisa dikalahkan.
“Semua bisa dikalahkan, itulah tekad yang harus dipegang oleh Tim Persikabo U-18 sehingga dapat mempersembahkan predikat juara di event tingkat Jabar ini,” ungkap Rachmat.
Manajer Tim Persikabo U-18,  HM Ridwan menjelaskan, para pemain yang akan berlaga di ajang kompetisi Liga Remaja Piala Suratin Zona Jawa Barat  ini, sebelumnya telah melakukan persiapan selama empat bulan dalam bentuk berbagai uji coba.
“Mudah-mudahan persiapan yang kami lakukan  ini dapat membawa tim  lebih solid lagi dalam menghadapi pertandingan yang diikuti oleh  20 perserikatan. Kami harapkan Tim U-18 dapat  meraih predikat juara tingkat Jawa Barat,” ungkap Ridwan.
Di ajang Piala Suratin tersebut,  Tim Persikabo U-18  satu grup dengan  Persikasi Bekasi, Petro Bekasi, tim dari Karawang, dan tim  tuan rumah Cimahi. Seusai mengikuti Piala Suratin, Tim U-18 akan dipersiapkan untuk  menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2014.
Pada acara penglepasan Tim U-18 itu, tampak hadir  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Bambang Gunawan dan Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor H. Albert Pribadi.