CILUAR-Persikabo bisa dipastikan punya pemain masa depan yang cukup cemerlang. Pemain -pemain muda yang berhasil direkrut oleh Suimin Diharja sedikit demi sedikit mulai menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Sebut saja Andi Sofyan. Pemain muda asal Gunung Putri ini sudah berhasil mendapat kepercayaan dari Sang Entreneidor Persikabo untuk tampil sebagai starting line up di kompetisi Divisi Utama musim ini. Belum lagi dua pemain muda Persikabo yang dipanggil timnas yakni Abdul Gani Palupessy dan Iqbal Ades yang kini sedang menjalani training centre bersama para punggawa timnas U-23 di Batu, Malang.
Satu lagi, pemain masa depan Persikabo, yang diprediksi bisa meneruskan Agus Rohman dan Wawan Dermawan. Kepiawaiannya dalam menjaga gawang membuat Abdullah, pemain Megatama FC yang kini tengah magang di Persikabo cukup diperhitungkan sebagai pemain masa depan Persikabo.
Pemilik Megatama FC, Roulii yang ditemui Pakar di Piala Copa Pengcab PSSI mengaku bangga bisa memiliki kiper seperti Abdullah. Di usianya yang masih terbilang muda, Ia mampu menjadi salah satu kiper yang mendapatkan predikat kiper terbaik di ajang PERY beberapa waktu lalu. Ia yakin, di bawah kepelatihan Suimin DIharja dan Listianto, Abdulloh bisa menjelma menjadi kiper hebat di masa yang akan datang.
"Abdulloh memang bagus, hal itu bisa dibuktikan dari hasil uji coba timnas U-21 kontra Megatama FC beberapa waktu lalu, Ia bisa memperjuangkan keperawanan gawang hingga di babak kedua, dan Ia pun hanya berhasil kebobolan 1 gol oleh timnas U-21, saya yakin suatu saat ABdulloh bisa menjadi kiper yang hebat, asalkan dia tetap konsisten dan mau belajar," ujarnya.
Sementara itu, belum lama ini Suimin Diharja juga pernah mengatakan jika proyeksi pemain muda memang bukanlah tahun ini, melainkan tahun depan. Ia berharap dengan tempaan mental dari pelatih, anak asuhnya terutama pemain muda bisa menjelma sebagai pemain matang seperti yang diinginkannya.
"Kedepannya saya ingin Persikabo dihuni oleh putra daerah, mereka bisa menjadi jagoan di rumah mereka sendiri, namun syaratnya hanya satu konsistensi dan niat sungguh-sungguh dengan begitu mereka bisa menjadi pemain yang kita inginkan," pungkasnya.
source: pakuan raya
Rabu, 22 Februari 2012
Selasa, 21 Februari 2012
Persikabo Taklukkan Persikota 1-0
Bogor - Persikabo kembali menuai sukses setelah mengalahkan Persikota dengan skor tipis 1-0. Sebelumnya sempat khawatir dengan kondisi cuaca buruk yang terjadi sore kemarin di sekitar kawasan Stadion Cibinong. Namun akhirnya laga ini berlangsung dalam kondisi cuaca cerah. Gol tunggal Persikabo dicetak oleh Ciryl Emile Tchana di menit 63.
Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan Wasit Agus Prianto. Peluang demi peluang tercipta bergantian dalam tempo permainan cepat yang dikembangkan oleh kedua tim. Kartu kuning yang sama-sama diterima oleh Tugi Hadi dan Abul Fikri pada menit ke-33, dapat memberi gambaran bagaimana kedua tim bermain dengan sangat ngotot untuk meraih kemenangan. Terjadi perebutan bola yang penuh dengan kontak fisik, hingga saling jegal di antara keduanya yang berujung peringatan dari wasit.
Persikabo tercatat menciptakan lebih banyak peluang di babak pertama ini. Tendangan keras Brima Pepito dan Nico Susanto masing-masing sekali membentur tiang gawang Suhendra Daryanto. Skor pun tercipta 0-0 pada saat turun minum.
Memulai 45 menit babak kedua, baik Persikabo maupun Persikota terlihat berinisiatif membangun serangan. Hingga akhirnya gol yang dinantikan oleh ribuan Kabomania pun datang juga pada menit ke-63. Pemain bernomor punggung 10, Cyril Emile Tchana memberikan gebrakan impresif ketika terjadi kemelut di muka gawang Persikota dan berujung dengan gol indah. Gol yang ketiga bagi Cyril Emile Tchana di musim 2011-2012 ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tadi.
Usai pertandingan, Pelatih Persikota Agus Supriyanto mengungkapkan kekecewaannya atas kepemimpinan wasit sore tadi. “Empat puluh lima menit di babak pertama, wasit sudah mampu menunjukan kelasnya dengan baik. Tapi sayang sekali di babak kedua mulai goyah, dan banyak keputusannya yang sering merugikan kami,” ujarnya.
Kapten Persikota Leo Saputan yang mewakili rekan setimnya juga mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Meski demikian, Leo mengakui ketangguhan skuad Laskar Padjajaran yang baru saja dihadapinya.
Pemain bernomor punggung 13 ini juga menggambarkan kondisi timnya saat ini yang bukan dalam kondisi terbaik. “Ada tiga orang pemain yang tak dapat bertanding karena terserang gejala thypus.” ujarnya. Hal ini tentu dapat dimaklumi, mengingat di antara ketiga orang tersebut, termasuk juga Gendut Donny Christiawan, top skorer sementara Divisi Utama Grup 1 dengan empat gol.
Hampir senada dengan tim lawan, Pelatih Persikabo Suimin Diharja juga menyayangkan kepemiminan wasit dalam pertandingan sore tadi. Selain sempat terjadi kontroversi kartu kuning terhadap pemain Persikota bernomor punggung 13 (M Khotib), Suimin tampak kecewa soal pertandingan yang seperti disudahi terlalu cepat. “Abang kecewa pertandingan tadi tidak diselesaikan sampai tendangan bebas kita dilakukan.” Hal ini disampaikan Suimin merujuk pada peluang menambah gol timnya yang menjadi sirna, juga keheranannya atas pertimbangan keputusan wasit terhadap hal tersebeut.
Tentang begitu banyaknya peluang tercipta di babak pertama namun tak berujung satu gol pun, Abang demikian ia biasa disapa, membenarkan bahwa problem finishingmemang masih menjadi kendala tersendiri bagi Persikabo.
“Kalau Abang bilang ya, finishing kita masih jelek. Kita harus tetap konsentrasi ke itu lagi.” “Kemarin kita sudah konsentrasikan untuk penyelesaian bola-bola crossing, namun hari ini itu nggak keluar,” jelas Suimin. Saat ditanya soal pemainnya yang tampil paling impresif, ia pun spontan menegaskan nama Eduard Valuta, yang begitu kokoh dan lugas dalam membaca alur serangan lawan.
Manajer Persikabo Harto Budi, menyampaikan bahwa sebelum pertandingan away dengan jeda yang bisa dibilang cukup lama tersebut, skuad Laskar Padjajaran akan diliburkan terlebih dahulu selama tiga hari. “Anak-anak baru akan kembali latihan pada Rabu (22/2) mendatang,” demikian disampaikan Budi.(Baskoro Tri Atmojo/ Rizki Daniarto)
Susunan Pemain
Persikabo: Agus Rohman (g), Masferi, Eduard Valuta, Rojali, Tugi Hadi, Bona Simanjuntak (c), Jarot, Cyril Emile Tchana, Nico Susanto, Jibby Wuwungan, Brima Pepito Sanusie.
Pelatih: Suimin Diharja
Persikota: Suhendra Daryanto (g),Leo Saputan (c),M. Hasby,I Wayan Eka Putra, Suwita Pata A,M. Khotib, Yakub Jaya, Dedi Mulyadi, Deni Iman, Galih Rangga Birama, Abu Fikri
Pelatih: Agus Suryanto
Selasa, 14 Februari 2012
Menang harga Mati
Pertandingan kandang Persikabo melawan Persikota Tangerang pada Sabtu (18/2) nanti bakal menjadi laga hidup mati bagi Laskar Padjajaran. Pasalnya bila tidak mampu meraih poin penuh maka jarak dengan peringkat pertama dan kedua bakal semakin menjauh, dan tentunya peluang semakin berat, mengingat kedua tim diatas Persikabo masih unggul 1 laga.
Loyalitas & Totalitas Semu
Melihat pertandingan kandang Persikabo beberapa pertandingan terakhir, cukup memprihatinkan. stadion yang berkapasitas 15.000 penonton tesrsebut hanya diisi kisaran 2700-3000 penonton saja per-pertandingan.
padahal panitia hanya mencetak 8000 lembar tiket dari kapasitas 15.000 tsb. namun tetap tiket yang terjual hanya di kisaran 2700-3000.
Langganan:
Komentar (Atom)
