Kamis, 11 November 2010

Jajal U-21 Pelita Terapkan Pressure

Cibinong - Skuad Persikabo yang diarsiteki Meiyadi Rakasiwi menutup laga ujicoba dengan tim U-21 Pelita Jaya di Sawangan, Depok, Jumat (12/11) besok. Laga ini menerapkan aplikasi pressure (menekan lawan) untuk menguasai permainan menghadapi ‘darah muda’ pemain asuhan Ronnie Raymond. “Lawan tim dibawah level itu untuk menguji target latihan hasil evaluasi selama ini,” ujar asisten pelatih Misgianto, kemarin.
Menurutnya, Persikabo butuh bermain cepat yang dibutuhkan pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010-2011 yang diawali laga away kontra Pro Tita Medan (20/11). Dengan permainan seperti itu, diharapkan pemain yang turun lawan U-21 Pelita Jaya dapat membuat gol lebih cepat. “Targetnya minimal tiga gol dengan batas waktu tertentu,” ungkap Misgianto. “Kalau sudah tercapai, rotasi dilakukan dengan memasukan pemain yang lain,” tandas staf Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab itu.
Sementara pada tes fisik di lapangan gymnasium IPB, Rabu (10/11) pagi, pelatih fisik Jabon Abdullah menyimpulkan hasil tes belum sepenuhnya memuaskan. Meskipun ada beberapa pemain yang sudah sesuai target, tapi masih ada sebagian yang belum memenuhinya. “Nanti kami akan tingkatkan dengan program maintenance,” kata dia.
Pada tes fisik itu, Jabon menguji pemainnya dengan lari 10 putaran mengelilingi lapangan dengan waktu tempuh 15 menit. Jarak tempuh lari itu setara dengan 4000 meter dan mendekati rata-rata Vo2max pemain lebih dari 52 liter/menit dari 56 yang ditargetkan maksimal. VO2Max diukur dalam banyaknya oksigen dalam liter per menit (l/min).
Selain dites berlari keliling, pemain juga melakukan triple jump untuk mengukur kekuatan otot kaki. Triple jump diukur berapa jauh lompatan seorang pemain dengan tiga kali lompatan itu, serta diuji speed (explosive power) dengan jarak lari 10 dan 20 meter dalam hitungan detik.

source: Jurnal Bogor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar