Kamis, 11 November 2010

"KOALISI DOSA"

BUKAN hanya dalam dunia politik saja yang bisa melakukan prilaku koalisi, dalam dunia yang jauh dari hingar bingar tampuk kekuasaan istilah koalisi juga bisa dijadikan media yang paling tepat untuk memuluskan ambisi. Pratek koalisi memang tidak jauh dari target kekuasaan dan Happy Ending. Partai Koalisi memenangkan pemilu atau Pilkada tentunya akan membuat senang jajaran pengurus partai koalisi, kader partai koalsisi ataupun simpatisan partai koalisi tersebut. Namun, apa jadinya kalau sebuah kesalahan atau "dosa" secara tidak sengaja dilakukan secara kolektif antara antara yang satu dengan yang lainnya.
Pemandangan "Koalisi Dosa” (Kesalahan Bersama) tampak terjadi dalam proses rekrutmen para pemain asing dan lokal Persikabo yang disiapkan untuk menjadi skuad tim Laskar Pajajaran dalam Kompetisi Divisi Utama Ligina 2010 ini. 
Jauh jauh hari, Ketua Umum Persikabo, Drs. H. Rachmat Yasin, MM menginginkan Persikabo tampil dalam kasta ISL tahun 2011. Angan angan dari RY yang juga Bupati Bogor itu sarat dengan pesan moral yakni ingin mengangkat harkat dan martabat daerah, rakyat Kabupaten Bogor lewat Persikabo, yang notebene sebagai tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor. 
Salah satu komponen penting dari cita cita Bupati Bogor itu minimal para pemain Persikabo tahun ini harus punya kualitas lebih baik dari tim musim lalu. Alih alih ingin mendapatkan pemain berkualitas, Persikabo malah terjebak dalam "Transfer Gagal" tiga legiun asing. Kualitas Nanmi Hughes jelas jelas jauh dibawah David Ngon Pagbe. Cyril Tchana yang awal awalnya bakal menjadi pemain tengah yang brilian, ternyata kelasnya masih jauh dibawah Bona Pirlo Simanjuntak, Jarot dan Anton Samba. Sementara pembelian paling gagal adalah ketika manajemen tim Persikabo mengontrak JP Boumsong, salah satu bomber asal Kamerun ini ternyata punya cedera yang sudah lama ketika diperiksa dokter tim. 
Dokter tim sudah memberikan keterangan, kalau Boumsong tidak layak untuk dikontrak karena cedera namun manajemen tetap mengontraknya juga. Sementara pelatih juga mau saja ketika diberikan pemain yang cedera. Ini ibarat sebuah koalisi dosa yang telah terjadi dan bisa saja mengubur target Bupati Bogor dan 4 juta rakyat Kabupaten Bogor, karena ketiga pemain asing Persikabo tidak bisa diharapkan banyak untuk memberikan kontribusi buat tim Persikabo.
source: pakuan raya online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar