Kamis, 11 November 2010

Manajemen Blunder

CIBIBONG-Keputusan manajemen Persikabo untuk tidak mendaftarkan JP Boumsong dalam skuad Laskar Pajajaran dinilai sangat tepat oleh mantan pemain Persikabo, Agustinus Toisuta. Namun menurut dia, keputusan tersebut dinilai sedikit terlambat. Pasalnya, manajemen sudah mengetahui cedera yang dialami penyerang asal Kamerun itu jauh sebelum penandatanganan kontrak.

“Manajemen telah melakukan blunder. Kenapa waktu itu harus dikontrak kalau tahu dia cedera. Tapi saya menilai, putusan ini cukup bagus meski telat. Sebab jika dipaksakan terus bertahan, ini akan menyusahkan tim ke depannya,” ujarAgus kepada Radar Bogor, kemarin.

Agus menilai, dengan semakin dekatnya waktu kick off kompetisi Divisi Utama, pengurus tak perlu lagi mencari pengganti Boumsong. Karena saat ini pemain asing yang bagus sudah dikontrak tim lain. Terlebih, daftar pemain harus masuk ke Badan Liga Indonesia (BLI) paling lambat 12 November. Jadi, tak mungkin memantau hanya dalam waktu dua hari.

Menurut dia, langkah terbaik Persikabo adalah memaksimalkan pemain yang ada. Karena itu, ia mengharapkan pelatih Persikabo, Mayadi Rakasiwi, bisa lebih genius meracik tim.

“Kalau cari pemain asing lagi akan sia-sia. Tak mungkin dapat yang bagus. Lagi pula, untuk membuat tim yang kompak tak bisa dilakukan secara instan. Toh, tanpa Boumsong masih banyak pemain yang bagus. Hanya tergantung bagaimana pelatih meramunya,” tegas dia.

Meski dipusingkan dengan hilangnya satu ujung tombak mereka, tim Bumi Tegar Beriman masih menjalankan latihan dengan kondusif. Bahkan, Zainal Arif cs kemarin mengikuti tes fisik terakhir di Lapangan IPB, Dramaga. Ini untuk mengetahui kesiapan daya tahan mereka menjelang pertandingan.

Pelatih fisik Persikabo, Nur Abdullah Jabon, mengatakan, saat ini kondisi fisik anak asuhnya telah meningkat. Bahkan, ia melihat beberapa pemain memiliki VO2 maksimal di atas rata-rata.
 
“Kita belum merekap hasil tes. Namun, secara kasatmata kita bisa lihat Dede Ariandi, Bona Simanjutak dan Mu’min memiliki fisik sangat bagus,” kata Jabon saat ditemui usai latihan.

Dari hasil tes itu, ia sangat yakin anak asuhnya sudah siap menghadapi kompetisi. “Secara fisik anak-anak sudah siap tanding. Sekarang kita hanya lakukan maintenance,” pungkasnya.
source: Radar Bogor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar