![]() |
| David Pagbe ketika masih membela Persikabo . |
Pagbe mampu menjadi center bek yang sangat tangguh
Goal.com,
Goal.com,
Ketika mempersiapkan diri menghadapi musim pertamanya di kompetsisi Superliga 2010/11, salah satu target utama belanja pemain Semen Padang adalah David Ngan Pagbe. Lelaki Kamerun ini dipersiapkan menjadi pilar pertahanan "kerbau Sirah". Ketika kompetisi berjalan, pilihan terhadap Pagbe terbukti tidak salah.
Pada awalnya, pendukung Semen Padang sempat mempertanyakan kemampuan pemain kelahiran 18 Oktober 1978 ini untuk bisa bersaing di Superliga. Disamping kurang begitu dikenal, karena sebelumnya "hanya" beredar selama dua musim di kompetisi Divisi Utama bersama Persikabo Kabupaten Bogor, usianya juga tak muda lagi.
Apalagi, Pagbe dipersiapkan sebagai pengganti Claudio "Toyo" Antonio, yang telah terlanjur menjadi idola pendukung SP, berkat kontribusinya yang luar biasa meloloskan SP ke Superliga. Tapi pelatih Nil Maizar punya pandangan lain, dia berani menepikan Toyo agar Pagbe bisa masuk.
Nil terbukti benar, Pagbe mampu menjadi center bek yang sangat tangguh. Kehadirannya telah membuat pertahanan "Kabau Sirah" menjadi kokoh dan sulit ditembus lawan. Visi bermain yang sangat baik, ditambah fisik prima, dan totalitas dalam bermain, membuat Pagbe tak tergantikan di starting XI.
"Dia pemain yang sangat profesional, tidak hanya di lapangan, tapi juga diluar lapangan. Dia bukan tipikal pemain yang suka membuat masalah atau berhura-hura. Dia disini hanya untuk berlatih dan bermain."kata pelatih Nil Maizar, soal pemain dengan postur 185 cm itu.
Dengat totalitas seperti itu, tidak mengherankan jika Pagbe menjadi pemain dengan "minutes play" tertinggi di Semen Padang, dengan porsentase 100 persen. Karena selama 26 pertandingan yang sudah diselesaikan Semen Padang, Pagbe tak pernah absen dan selalu turun selama 90 menit. "Itu salah satu bukti kontribusi besar dan sikap profesional Pagbe dalam tim."kata Nil tentang pemain yang selama kiprahnya di Superliga bersama SP, belum pernah dihadiahi kartu oleh wasit.
Kelebihan Pagbe, selain tangguh dalam duel bola-bola udara, adalah cermat membaca setiap arah bola dan mempunyai tekel yang bersih, sehingga dia nyaris selalu mampu mengantisipasi setiap serangan lawan. "Kalau soal duel satu lawan satu dengan striker lawan, saya berani mengatakan, Pagbe adalah salah satu yang terbaik di kompetisi ini,"imbuh Nil.
Pagbe tak hanya piawai menghentikan serangan lawan, tapi jaga mampu mencetak gol-gol penting bagi timnya. Untuk ukuran seorang pemain belakang, empat gol yang disumbangkan adalah sesuatu yang cukup istimewa. Apalagi gol-gol itu adalah gol krusial yang memberikan angka pada Semen Padang.
Gol bernilai tiga angka yang diberikan Pagbe adalah saat mecetak gol tunggal kemenangan Semen Padang atas PSPS Pekanbaru di Padang. Kemudian mencetak gol yang memastikan kemenangan SP 2-1 atas Persiba Balikpapan, Kamis lalu. Dua gol lainnya dihasilkan Pagbe saat SP menahan Persib Bandung 1-1 di Bandung, dan satu gol saat mengalahkan Arema Indonesia 2-0 di Padang.
Dengan track record seperti itu, sangat pantas jika nama lelaki beristrikan wanita Malaysia itu masuk nominasi tim All Stars Superliga, yang akan bertarung dalam ajang perang bintang melawan juara superliga Persipura Jayapura, akhir bulan ini.
Tidak hanya itu, sinyal positif juga datang dari manajemen Semen Padang. Draft kontrak baru untuk memperpanjang durasi kerja Pagbe di SP musim depan kabarnya sudah disiapkan, dan tinggal ditandatangi saja.
"Belum pernah saya melihat pemain asing di SP yang seperti Pagbe. Kontribusi dan kehadirannya memberi dampak sangat positif bagi tim. Tidak hanya di lapangan, tapi juga diluar lapangan Saya harap dia masih bersama kita musim depan,"kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Toto Sudibyo, dalam perbincangan dengan goal.comIndonesia, di tribun Stadion Manahan Solo, saat menyaksikan laga Persija vs Semen Padang beberapa waktu lalu.
Pada awalnya, pendukung Semen Padang sempat mempertanyakan kemampuan pemain kelahiran 18 Oktober 1978 ini untuk bisa bersaing di Superliga. Disamping kurang begitu dikenal, karena sebelumnya "hanya" beredar selama dua musim di kompetisi Divisi Utama bersama Persikabo Kabupaten Bogor, usianya juga tak muda lagi.
Apalagi, Pagbe dipersiapkan sebagai pengganti Claudio "Toyo" Antonio, yang telah terlanjur menjadi idola pendukung SP, berkat kontribusinya yang luar biasa meloloskan SP ke Superliga. Tapi pelatih Nil Maizar punya pandangan lain, dia berani menepikan Toyo agar Pagbe bisa masuk.
Nil terbukti benar, Pagbe mampu menjadi center bek yang sangat tangguh. Kehadirannya telah membuat pertahanan "Kabau Sirah" menjadi kokoh dan sulit ditembus lawan. Visi bermain yang sangat baik, ditambah fisik prima, dan totalitas dalam bermain, membuat Pagbe tak tergantikan di starting XI.
"Dia pemain yang sangat profesional, tidak hanya di lapangan, tapi juga diluar lapangan. Dia bukan tipikal pemain yang suka membuat masalah atau berhura-hura. Dia disini hanya untuk berlatih dan bermain."kata pelatih Nil Maizar, soal pemain dengan postur 185 cm itu.
Dengat totalitas seperti itu, tidak mengherankan jika Pagbe menjadi pemain dengan "minutes play" tertinggi di Semen Padang, dengan porsentase 100 persen. Karena selama 26 pertandingan yang sudah diselesaikan Semen Padang, Pagbe tak pernah absen dan selalu turun selama 90 menit. "Itu salah satu bukti kontribusi besar dan sikap profesional Pagbe dalam tim."kata Nil tentang pemain yang selama kiprahnya di Superliga bersama SP, belum pernah dihadiahi kartu oleh wasit.
Kelebihan Pagbe, selain tangguh dalam duel bola-bola udara, adalah cermat membaca setiap arah bola dan mempunyai tekel yang bersih, sehingga dia nyaris selalu mampu mengantisipasi setiap serangan lawan. "Kalau soal duel satu lawan satu dengan striker lawan, saya berani mengatakan, Pagbe adalah salah satu yang terbaik di kompetisi ini,"imbuh Nil.
Pagbe tak hanya piawai menghentikan serangan lawan, tapi jaga mampu mencetak gol-gol penting bagi timnya. Untuk ukuran seorang pemain belakang, empat gol yang disumbangkan adalah sesuatu yang cukup istimewa. Apalagi gol-gol itu adalah gol krusial yang memberikan angka pada Semen Padang.
Gol bernilai tiga angka yang diberikan Pagbe adalah saat mecetak gol tunggal kemenangan Semen Padang atas PSPS Pekanbaru di Padang. Kemudian mencetak gol yang memastikan kemenangan SP 2-1 atas Persiba Balikpapan, Kamis lalu. Dua gol lainnya dihasilkan Pagbe saat SP menahan Persib Bandung 1-1 di Bandung, dan satu gol saat mengalahkan Arema Indonesia 2-0 di Padang.
Dengan track record seperti itu, sangat pantas jika nama lelaki beristrikan wanita Malaysia itu masuk nominasi tim All Stars Superliga, yang akan bertarung dalam ajang perang bintang melawan juara superliga Persipura Jayapura, akhir bulan ini.
Tidak hanya itu, sinyal positif juga datang dari manajemen Semen Padang. Draft kontrak baru untuk memperpanjang durasi kerja Pagbe di SP musim depan kabarnya sudah disiapkan, dan tinggal ditandatangi saja.
"Belum pernah saya melihat pemain asing di SP yang seperti Pagbe. Kontribusi dan kehadirannya memberi dampak sangat positif bagi tim. Tidak hanya di lapangan, tapi juga diluar lapangan Saya harap dia masih bersama kita musim depan,"kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Toto Sudibyo, dalam perbincangan dengan goal.comIndonesia, di tribun Stadion Manahan Solo, saat menyaksikan laga Persija vs Semen Padang beberapa waktu lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar