CIBINONG - Meskipun nasib Persikabo belum jelas di musim kompetisi yang akan datang lantaran dana APBD akan dihapuskan, namun masyarakat bola Kabupaten Bogor tidak ingin jika klub kebanggan 4 juta rakyat bumi tegar beriman ini melakukan merger dengan klub Bogor Raya FC atapun kontestan Liga Primer Indonesia lainnya."Persikabo Bogor adalah harga diri rakyat Kabupaten Bogor. Sangat tidak mungkin kalau klub kebanggan 4 juta rakyat Kabupaten Bogor ini melakukan merger dan berubah namanya. Saya yakin akan banyak masyarakat bola di Kabupaten Bogor melakukan aksi demo kalau Persikabo merger dan berganti nama," papar Wawan Haikal, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Golkar kepada Bolamania
Hal yang sama juga dikatakan Sumarli, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS menegaskan, jangan pernah berharap Persikabo melakukan merger dan mengganti nama dengan klub yang akan dimergernya. Karena hal itu akan berdampak kemarahan para pecinta sepakbola di Kabupaten Bogor.
"Lebih baik saat ini Ketua Umum Persikabo harus duduk bareng dengan wakil rakyat, elemen mantan pemain bola Persikabo, Suporter dan pihak para pengusaha yang ada di Kabupaten Bogor. Saya yakin kalau semua ini bisa duduk bareng, aka nada solusi jitu bagi pencarian dana Persikabo untuk musim kompetisi musim depan," beber Sumarli dengan tegas.
Sumarli menambahkan, memang akan berat jika sepakbola Profesional tanpa dibantu dana APBD. Karena atmosfir sepakbola di Indonesia belum bisa dijual kepada pihak sponsor. Kalaupun ada klub yang bisa menjaring sponsor tentunya klub itu punya prestasi, punya nama dan punya penonton yang melimpah . " Kami dari DPRD Kabupaten Bogor tetap menolak keras kalau Persikabo melakukan merger dengan klub lain yang ada di Liga Primer Indonesia. Persikabo adalah harga diri rakyat Kabupaten Bogor." Jabarnya.
source: pakuan raya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar